Rahim : Pintu Partai NasDem Terbuka Lebar Untuk AIM

6 Oktober 2016 14:35

Ketua DPD II Golkar Polman dalam hal ini Andi Ibrahim Masdar resmi mengundurkan diri dari partainya melalui konfrensi persnya di kediaman pribadinya, Kamis (6/10).

Menurut Politisi Partai NasDem sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Barat, Abdul Rahim mengatakan Golkar hari ini kehilangan kader terbaiknya. “Golkar kehilangan kader terbaiknya. Sepanjang karir politiknya, AIM telah membuktikan loyalitas, dedikasi, integritas dan kemampuan serta pengorbanannya demi kebesaran partai Golkar. Sejarah Pemilu 1999 (kalau tidak salah), di mana Andi Ibrahim Masdar bersama ayahandanya Masdar Pasmar terlibat dalam pergulatan politik sangat tajam di Polmas (ketika itu). Tetapi, sejarah menguji bahwa Golkar di bawah kendali Pak Masdar dan putranya Andi Ibrahim berhasil meloloskan Nurdin Halid ke DPR-RI,” kata Rahim

Lanjutnya, dirinya kaget saat mendengar mundurnya AIM dari Partai Golkar. “Jujur, saya kaget dan bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi di Golkar? Tapi sudah, mari kita hargai pilihan politiknya AIM, toh bukan hanya beliau yang berpindah partai, termasuk di di Golkar. Tentu Pak AIM sudah memperhitungkan seluruh aspek hingga pada kesimpulan menyatakan mundur dari Partai Golkar yang telah beliau besarkan selama karir politiknya,” tuturnya

“Kalau ditanya kemungkinan AIM akan berlabuh di Partai NasDem, saya katakan sangat mungkin. Mengapa? Karena di samping Partai NasDem punya program Indonesia Memanggil. Suatu cara untuk mengajak dan mendapatkan tokoh-tokoh berpengaruh untuk bergabung dalam Gerakan Restorasi, juga bagi Partai NasDem, AIM adalah politisi yang sangat dekat dengan Ketua Umum, Pak Surya Paloh,” ucap Rahim

Selengkapnya Baca Edisi Jum’at (7/10) Harian Polman Ekspres.