Mengedepankan Politik sopan dan Santun Serta Beretika

27 September 2016 20:28

Perhelatan pilgub sulbar 15 ferbruari 2017 tinggal beberapa bulan lagi, Pemuda serta masyarakat sulbar besar pengharapan agar demokrasi didaerah kami menjadi patron terdepan demokrasi di nusantara, menjadi pijakan buat provinsi-provinsi lain yang kerap di perhadapkan isu sara, rasis, suku serta agama.

Tapi ironis harapan pemuda dan rakyat Sulbar pudar begitu saja kala diperhadapkan salah satu pendukung yang kami anggap sangat arogant atas pernyataannya.

Pernyataan akan belajar sama kambing kalau SDK kalah, adalah hal sangat tidak etis. Jauh dari nilai-nilai edukatif sebagai seorang aktivis yang Seharusnya lebih mengedepankan statemen dan analogi yang mencerminkan karakter pribadi yang menghormati prinsif-prinsif pendewasaan demokrasi.

Hal tersebut, diungkapkan Salah satu aktivis pemuda Polman, Asmadi mengatakan geram atas pernyataan tersebut. “Saya pribadi sangat geram atas penyataan ini tidak mencerminkan seorang aktivis yang memiliki nilai-nilai yang sifatnya memberikan kedewasaan berpikir terhadap pemuda serta masyarakat luas,” kata Asmadi

Lanjutnya, dirinya menganggap bahwa pernyataan tersebut mencederai dan merusak kepribadian semua tokoh Sulawesi barat khusunya. “penyataan ini mampu mencederai tatanan demokrasi disulbar serta merendahkan orang lain, Atas penyataan si NANANG yang belajar sama kambing kalau SDK Kalah., adalah penyataan atau Statemen yang harus dilawan dan harus ditolak habis-habisan oleh pemuda dan Rakyat sulawesi Barat agar Rakyat sulbar tahu bahwa ternyata ada salah satu pendukung yang sangat merendahkan Martabat orang lain dan demokrasi itu sendiri,” tuturnya

“Kita jangan terjebak dengan sosok pemuda yang arogant dan angkuh yang kelak akan merusak tatanan demokrasi kita,” ucap Asmadi yang juga aktivis HMI Badko Sulselbar tersebut

Selain itu, Asmadi menyampaikan seharusnya kita sebagai pemuda sulbar terlebih lagi seorang akademisi dan seorang aktivisi dalam suatu organisasi itu kemudian mengedepankan politik sopan dan santun serta beretika demi mewujudkan sulbar sebagai Daerah yang MALAQBI.