Pemuda Muhammadiyah Kutuk Pengrusakan Hutan

4 September 2016 10:32

Ketua Bidang kehutanan dan Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Andi Fajar Asti menyayangkan kerusakan hutan dan lahan yang dilakukan perusahaan sawit di Riau bakal berkepanjangan.

Menurutnya, aparat yang diharapkan menjadi benteng dan pelindung hutan dan kawasan lindung di Riau ternyata justru kompromi dengan para perusahaan pengrusak hutan dan lahan.
“Persekongkolan ini tercium saat beredarnya Foto-foto Pemilik perusahaan dengan perwira Polda riau lagi pesta di sebuah hotel di Riau. Pemilik perusahaan PT. Andika Permata Sawit Lestari bersama perwira Polda kelihatan sangat akrab yang ditandai dengan minuman beralkohol yang saling bersulang,” katanya.

Tindakan ini sangat melukai perasaan masyarakat Riau, dimana saat kebakaran tahun lalu mengakibatkan ribuan masyarakat jatuh sakit dan bahkan terpaksa mengungsi. Oleh karena itu, Fajar menyatakan sikap dengan mengutuk keras perilaku aparat yang menunjukkan adanya kompromistik dengan perusahaan pelaku pengrusakan hutan dan lahan di riau.

Dia pun meminta agar perwira Polda yang terlibat dalam pesta minuman beralkohol di sebuah hotel di riau “Memecat Kapolda riau karena membiarkan bawahannya kompromistis dengan para perusahaan pengrusak hutan dan lahan,” harapnya.

Fajar juga meminta stakeholder terkait untuk membentuk tim independen dari lembaga di luar kepolisian untuk memeriksa kembali dokumen perusahaan pengrusak hutan dan lahan yang pernah di SP3 kan oleh kepolisian. (*)